Konsumsi Edamame Bagi Ibu Hamil Ternyata Bermanfaat


Edamame untuk ibu hamil bisa menjadi camilan sehat yang kaya akan nutrisi penting. Edamame adalah kacang kedelai dari Jepang yang belum matang sempurna dan dimasak dengan cangkangnya. Memasak edamame cukup mudah. Hanya dengan merebusnya, mengukusnya, memanaskannya dalam microwave, atau mencampurkannya ke dalam salad, Anda sudah bisa menuai manfaat edamame untuk ibu hamil.

Manfaat edamame untuk ibu hamil

Ada banyak manfaat edamame untuk ibu hamil, di antaranya:

Mencegah anemia

Ibu hamil sering mengalami anemia defisiensi besi. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala seperti kelelahan, sakit kepala, lesu dan masih banyak keluhan lainnya.

Edamame merupakan asupan yang mengandung zat besi, sehingga dipercaya dapat membantu mencegah dan mengobati anemia. Namun, data penelitian tentang produk kedelai dan anemia masih beragam.

Kontrol Gula Darah

Manfaat edamame untuk ibu hamil selanjutnya adalah untuk mengontrol gula darah pada penderita diabetes gestasional dan kolesterol pada ibu hamil.

Sumber Asam Folat

Spina bifida adalah salah satu cacat lahir yang paling umum dan biasanya disebabkan oleh kekurangan asam folat pada awal kehamilan. Oleh karena itu, penggunaan asam folat tidak hanya dianjurkan untuk ibu hamil, tetapi juga bagi ibu yang sudah memiliki rencana untuk hamil.

Meningkatkan suasana hati

Manfaat edamame untuk ibu hamil tidak hanya akan dirasakan secara fisik tetapi juga mental. Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan perubahan suasana hati. Edamame adalah jenis kedelai yang dapat melindungi ibu dari depresi selama kehamilan.

Sumber Protein Vegetarian

Wanita hamil membutuhkan setidaknya 60 gram protein setiap hari selama kehamilan. Edamame dapat menjadi sumber protein nabati yang bermanfaat bagi ibu hamil yang bervegetarian untuk meningkatkan gizi selama kehamilan.

Efek Samping Edamame Yang Harus Diwaspadai?

Meskipun edamame bermanfaat bagi ibu hamil, ada juga hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi kacang ini. Beberapa penelitian menyarankan beberapa efek samping dari mengonsumsi edamame yang harus Anda waspadai.

Kedelai juga dapat mengandung mineral beracun atau logam berat seperti kadmium dan aluminium. Banyak kedelai berasal dari tanaman rekayasa genetika (GMO) dan dapat memiliki efek kesehatan yang negatif.

Perlu dicatat bahwa hasil penelitian beragam dan beberapa penelitian ini diperoleh dari eksperimen yang dilakukan pada hewan laboratorium, bukan manusia.

Efek samping edamame yang terdaftar hanya terjadi bila digunakan dalam jumlah tertentu. Selama tidak dikonsumsi secara berlebihan, edamame masih dianggap sebagai camilan sehat untuk ibu hamil. Untuk informasi lebih lanjut tentang potensi manfaat dan efek samping edamame, ada baiknya untuk menghubungi dokter kandungan Anda secara langsung.

Peran Penting Kale Bagi Kesehatan Tubuh Kita


Kale adalah sayuran silangan. Contoh lain dari sayuran ini termasuk brokoli, arugula, kubis Brussel, dan kangkung. Kale memiliki begitu banyak nutrisi. Dari kandungan vitamin K, A dan C yang tinggi, serat, hingga mineral. Oleh karena itu, ada beberapa manfaat kangkung bagi kesehatan.
Kale juga mudah disiapkan dan dimasukkan dalam menu harian. Daun kangkung hijau dapat dicampur menjadi smoothie dengan buah atau sayuran lain, digunakan sebagai tambahan sup, tumis, dibuat menjadi keripik, dan dimakan mentah sebagai salad atau sebagai tambahan burger.

Manfaat kale menurut penelitian

Termasuk kangkung dalam diet Anda dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Berikut manfaat kale bagi kesehatan yang sayang untuk dilewatkan:

Menurunkan risiko penyakit jantung

Kandungan potasium yang tinggi dalam kangkung dapat membantu menjaga kesehatan jantung sekaligus mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Untuk menuai manfaat kangkung, dibutuhkan sekitar 4.000 mg potasium setiap hari. Cara terbaik untuk mencapainya adalah dengan mengombinasikan konsumsi kangkung dengan makanan lain yang juga kaya potasium.

Dapat Mencegah Kanker

Seperti jenis sayuran silangan lainnya, manfaat daun kangkung didapat karena mengandung glukosinolat. Senyawa belerang alami ini memberi sayuran rasa sedikit pahit. Glukosinolat diproses oleh sistem pencernaan menjadi zat aktif indole dan isothiocyanate. Kedua senyawa tersebut akan mengeluarkan racun dari dalam tubuh, melindungi DNA dari kerusakan akibat peradangan dan mencegah pertumbuhan sel kanker.
Kandungan vitamin C dalam kangkung juga membantu melawan stres oksidatif pada sel-sel tubuh sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Dapat melindungi penglihatan

Manfaat lain dari kale adalah melindungi sel-sel mata agar tetap sehat dan menurunkan risiko degenerasi makula, masalah penglihatan yang terkait dengan usia tua. Kebaikan ini muncul berkat kandungan lutein dan zaxanthin di dalamnya. Anda disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 10mg lutein dan 2mg zeaxanthin setiap hari untuk menjaga kesehatan penglihatan.

Dapat Membantu Proses Pembekuan Darah

Vitamin K memainkan peran penting dalam proses pembekuan darah yang sehat. Orang yang kekurangan vitamin ini mungkin mengalami pembekuan darah yang lebih lambat. Kondisi ini bisa berakibat fatal jika terjadi pendarahan hebat.

Vitamin K juga mampu meningkatkan kepadatan tulang Anda. Hal ini dapat mengurangi risiko patah tulang. Anda disarankan untuk mengonsumsi 90-120 mcg vitamin K per hari, jumlah ini dapat diperoleh dengan mengonsumsi semangkuk kangkung yang dimasak. Menakjubkan, bukan?

Menjaga kecantikan kulit

Selain mencegah timbulnya berbagai jenis penyakit, manfaat kangkung untuk penampilan dan kecantikan juga patut dipertimbangkan.

Kale mengandung vitamin A (retinol) yang tinggi. Vitamin ini sangat penting untuk pertumbuhan sel-sel sehat, termasuk sel-sel kulit.

Salah satu gejala kekurangan vitamin A adalah kulit kering dan berjerawat. Oleh karena itu, mengonsumsi vitamin A yang cukup setiap hari dapat menjaga kesehatan kulit dan mencegah timbulnya jerawat.