Cari Tahu Perbedaan Sistem Pengereman ABS dan CBS

Dunia otomotif semakin canggih dengan mesin mesin yang super cepat dan teknologi berkendara yang semakin nyaman. Kecepatan sebuah kendaraan pastinya harus didukung oleh teknik pengereman yang benar. Pengereman merupakan hal yang penting dalam berkendara untuk memastikan keamanan dari pengemudi saat terjadi hal yang mengharuskan mesin untuk memperlembat kecepatan dalam waktu cepat.

Kendaraan yang dipacu dengan cepat dan tidak mempunyai sistem pengereman yang baik akan berakibat fatal pada pengemudinya. Sistem pengereman saat ini sudah mengemas teknik ABS dan CBS. Kedua sistem ini kerap menghiasi dunia otomotif. Sistem pengereman CBS memanfaatkan tenaga yang berada dikedua komponen yakni roda belakang dan tuas ungkit.

sistem pengereman CBS hidrolis dengan tiga piston akan menghentikan laju kendaraan dengan menggunakan kekuatan pengereman pada roda depan dan roda belakang. Hal ini akan menghentikan laju kendaraan secara seketika tanpa menyebabkan goncangan yang hebat. Pada sistem pengereman ABS menggunakan sistem penghentian laju kendaraan secara perlahan atau tidak mengunci mati roda kendaraan.

kendaraan akan membutuhkan jarak yang cukup banyak untuk bisa berhenti atau memperlambat laju. Sistem ini mungkin sedikit lebih berbahaya jika pengereman harus dilakukan seketika karena kendaraan yang dipacu cepat mungkin akan menabrak jika menggunakan sistem ABS ini. Dari kedua sistem ini maka sistem pengereman yang paling efektif adalah menggunakan teknik pengereman CBS karena pengereman dapat dilakukan seketika dan kendaraan yang dipacu akan mampu berhenti dalam jarak yang dekat.

My Suzuki – Aplikasi Baru Dari Suzuki Tuk Belanja Suku Cadang

Tampaknya pihak Suzuki ingin memudahkan setiap konsumennya dalam urusan berbelanja. Hal ini dibuktikan dengan peluncuran aplikasi yang bernama My Suzuki. Dengan adanya aplikasi ini, konsumen akan dimudahkan untuk membeli suku cadang bagi kendaraan mereka. Tentunya suku cadang yang ada di aplikasi My Suzuki adalah suku cadang resmi Suzuki sehingga tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Suku cadang yang sudah dipesan oleh konsumen akan langsung dikirimkan kerumah si pemesan. Jika tidak ingin diantarkan dirumah, para pemesan dapat langsung mengambilnya di dealer resmi Suzuki terdekat.

Hingga saat ini, sudah ada 14 dealer Suzuki di daerah Jawa, Sumatera dan Sulawesi yang melayani pembelian menggunakan aplikasi tersebut. Jika sudah membeli, bisa langsung diambil di dealer tersebut atau bisa juga dikirim menggunakan jasa ekspedisi atau pengiriman yang ada.

Ignatius Ratrianto Wibowo selaku General Manager Spare Parts PT SIM menjelaskan bahwa kehadiran aplikasi ini akan membantu konsumen untuk melakukan pembelian suku cadang. Ratrianto juga menjamin harga yang ada di aplikasi sama dengan harga yang ada di dealer.

Untuk suku cadang yang tersedia di aplikasi tersebut adalah suku cadang untuk kendaraan yang diproduksi diatas tahun 2010. Ini berarti suku cadang untuk kendaraan lawas tidak tersedia. Untuk pembayarannya, pengguna bisa melakukan pembayaran menggunakan ATM, Virtual Account, Kartu Kredit, serta Go Pay. Cukup mudah dan menarik bukan ?